Sabtu, 19 Januari 2013

Sayap itu patah :,(

Dentingan suara jam cepat berlalu..
Tak bisa ku hentikan dan tak bisa ku perlambat waktu itu..
Hari-hari ini terlalu indah jika ku sia-siakan..
Disudut lorong waktu telah ada yang menantiku, tetapi itu bukan kau..
dan mungkin di sudut lain pun telah ada yang menantimu tetapi itu bukan aku..

Kita berdua ibarat burung yang selalu terbang mencari sarang yang tepat untuk kita singgahi..
Tak bisa kupungkiri saat ini sarangmu bukan lah hatiku,,
Dan sarangku saat ini juga bukan lah hatimu..
Kita telah terpisah oleh milyaran perbedaan dan waktu,,
Entah masih adakah atau tidak sebagian memorry itu di otakmu ?

Memorry kenangan yang setiap malam membuatku sakit..
Memorry kenangan yang terlalu indah, yang membuat hati menyesal karna sayap itu telah patah..
Sayap yang begitu kuat akan kasih sayang..
Sayap yang begitu kuat akan cinta suci, cinta yang tulus..
Namun sekarang semua seakan percuma jika kisah itu harus terulang kembali.. ;'(

Selasa, 15 Januari 2013

Tangisan hati

Detik ini semakin berlalu..
Namun mereka masih tertawa melihatku..
Entah, apa dunia sedang terbalik ?
Hati ini menangis..
Begitu perih dan sakit..
Berharap seseorang mampu membawaku terbang jauh meninggalkan nya..

Tetesan air hujan yang begitu deras seakan mengerti arti tangisku..
Tapi aku tak dapat menyalahkan siapapun..
Aku tak bisa menyalahkan nya ataupun menyalahkan takdir..
mungkin hanya secercah kenangan yang tersisa yang mampu mengobati tangisan ini..

Sabtu, 12 Januari 2013

kutipan novel

Rindu ini masih saja milikmu..
meski waktu telah lama berlalu..
kisah kita seakan jadi mantra dalam hidupku yang terkadang terus memilukan hati :,(

Dan jauh disudut hati, aku masih menanti..
tak bisa kupungkiri..

Namun, harapan hanya bagai tetes air diatas embun yang selalu terjatuh..
jangan bawakan lagi aku cintà..
tak ada sisa harapan yg bisa kutawarkan kepadamu..
bahkan hinga ujung hari terakhirku..

Dan kau mengapa masih saja berdiri di sisiku ?
benarkah esok masih ada sinar matahari yang mampu menghangatkan cinta kita ? :,(

Sabtu, 05 Januari 2013

BELENGGU

mungkin kalau yang satu sekolah sama gue pasti udah tau cerpen ini..
yupss ini cerpen karangan dari salah satu kakak kelas gue, berhubung gue disana anak mading maksudnya anggota dari KABAR15 jadi gue ikut serta dalam mempublikasikan cerpen ini dalam lingkungan 1 sekolah..nah berhubung cerpen ini termasuk bagus, gue minta ijin ya buat kakak kelas gue untuk mempublikasikan karyanya ke dumayy :).. langsung aja deh yuk capcyuss :D

BELENGGU
Akhirnya setelah ku tunggu-tunggu masa wisuda pun datang juga. Kini aku menyandang titel sebagai sarjana pendidikan bahasa inggris (S1). Rencananya aku akan mendirikan sebuah tempat kursus bahasa inggris bagi anak-anak sekolah luar biasa (SLB) di dekat kantor ayah. Bahagia sekali aku saat ku lihat senyum ayah dan bunda terpancar pada hari wisuda ku. Begitupun mas Danang kekasihku yang setia menemani sejak awal  aku masuk perguruan tinggi. Kini mas Danang sudah mapan dalam masalah pekerjaan. Dengan meneruskan usaha restoran keluarganya dan jabatan nya sebagai manager keuangan di sebuah perusahaan asing. Setelah sebulan berlalu, sebagai awal usahaku aku melamar menjadi guru privat di salah satu lembaga home schooling berkat bantuan adik bunda mbak Yosi yang kebetulan memang menjadi staff pengajar di lembaga itu..
Hari demi hari kulalui dengan rasa bahagia dapat menyalurkan ilmu yang selama ini aku dapatkan. Banyak wali murid yang suka dengan metode belajar yang kupakai. Katanya anak mereka lebih mudah menangkap pelajaran dengan metode itu. Semakin hari pun rasa cintaku terhadap mas Danang semakin besar. Tepat ketika umurku 24 tahun mas Danang melamarku. Ayah dan bunda pun menyetujuinya. Sebulan setelah itu aku di sibukkan dengan persiapanku dengan mas Danang. Mulai dari undangan, catering, gedung, aku yang mengerjakan. Mas Danang masih sibuk menyelesaikan proyek di kantornya...
Hari yang kutunggu pun tiba. Dengan berbalut kebaya putih dipadu kain batik adat jawa tengah aku bersolek di depan cermin kamar. Aku merasa seperti permaisuri yang akan menikmati masa-masa indahnya. Para tamu undangan sudah memadati gedung pernikahanku. Dengan tenang aku duduk di bangku ijab kabul. Penghulu tampaknya sudah siao untuk mengikrarkan aku dengan mas Danang. Namun 1 jam pun berlalu mas Danang belum juga datang. Ku hubungi nomernya berkali-kali, tapi tetap saja tidak ada jawaban dan ketika sudah lewat malam hari aku hanya bisa duduk lemas sambil menangis di tempat tidurku. Mas Danang hilang entah dimana. Rumah dan keluarganya pun sudah pindah tanpa sepengetahuanku sebelum hari pernikahan kami. Hatiku seperti ditusuk oleh beribu-ribu pedang tajam. Mataku bengkak karenaa tidak berhenti menangis. Akhirnya, kucoba mengikhlaskan mas Danang dalam anganku..
Setahun kemudian ku dapati kabar dari teman lama ku bahwa mas Danang telah memiliki 2 anak kembar dari seorang wanita yang diduga adalah sekretaris pribadinya di kantor dulu. Banyak rumor yang mengatakan bahwa mas Danang sudah menjalin hubungan gelap dengan wanita itu sejak aku masih berstatus mahasiswi. Aku bersyukur bahwa Allah masih peduli denganku. Allah memberi tahuku dengan cara seperti itu bahwa mas Danang bukan lah laki-laki yang baik untukku dan bukan pemimpinku untuk menuju ke surga-Nya .. ^^

SELESAI ^_^
Oke guyss,, hikmah apa sih yang bisa kalian ambil dari cerpen singkat ini ??
kalo gue pribadi sih gue jadi bisa lebih mengerti apa itu kehilangan, mengikhlaskan kepergian orang yang kita sayang, dan mensyukuri setiap perpisahan dengan orang yang tidak baik untuk kita supaya kita bisa bertemu dengan orang yang jauh lebih baik darinya..
Terkadang berpisah dengan orang yang kita sayang memang sakit rasanya, tapi 1 hal yang harus kita percaya bahwa "SEMUA AKAN INDAH PADA WAKTUNYA" yuppss itu..
Oke semoga artikel singkat gue yang satu ini bisa bermanfaat ya, ^_^