Minggu, 22 November 2015

Algoritma Pemograman (Percabangan)


Ditinjau dari asal-usul katanya, kata Algoritma sendiri mempunyai sejarah yang aneh. Orang hanya menemukan kata algorism yang berarti proses menghitung dengan angka arab. Dalam bahasa Indonesia, kata algorithm diserap menjadi algoritma.
Didalam algoritma kita pun belajar tentang suatu program yang disebut program pascal. Pascal adalah salah satu bahasa pemrograman komputer yang umumnya digunakan sebagai pengantar untuk mulai belajar algoritma dan pemrograman.

Pada program Pacsal kita akan dihadapkan pada satu atau banyak pernyataan yang membutuhkan sebuah penyelesaian. Pada pascal juga kita akan menemukan sebuah program yang disebut program Delphi 7
Didalam delphi kita akan mengenal 2 sistem percabangan dimana keduanya memiliki suatu perintah bersyarat untuk melakukan aksi tersebut. Perintah percabangan itu dibagi :
1.       If Then
Perintah bersyarat If umumnya digunakan untuk melakukan pencabangan sederhana (antara 2 atau 3 cabang). Atau untuk pencabangan yang banyak, dimana kondisi yang menjadi prasyaratnya melibatkan lebih dari satu parameter. Bentuk sintaks dari perintah bersyarat ini adalah :

If <kondisi_pencabangan> then
Begin
… {aksi-1}
end
else
Begin
… {aksi-2}
end;
2.       Case Of
Perintah bersyarat Case umumnya digunakan untuk kondisi dengan banyak pencabangan. Syarat pencabangan pada bentuk ini hanya boleh melibatkan satu buah parameter dengan tipe data bukan Real. Pemeriksaan kondisi di sini lebih tepat disebutkan dalam hubungan relasi samadengan (=). Dengan demikian bila parameter bernilai tertentu maka dilakukan suatu aksi terkait, bila bernilai lain maka dilakukan aksi yang lain juga, demikian seterusnya.

Case <Parameter> Of
<nilai_1> : <aksi_1> ;
<nilai_2> : <aksi_2> ;

<nilai_n> : <aksi_n> ;
Else <aksi_n+1> ;
End;

berikut contoh syntax nya  :

{menentukan nilai Diskriminan menggunakan if}
program menentukan_diskriminan;

{$APPTYPE CONSOLE}

uses
  SysUtils;

var
  D,b,a,c : integer ;

begin
  writeln ('Masukkan nilai = ') ;
  write ('nilai a = ') ;
  readln (a) ;

  writeln ('Masukkan nilai = ') ;
  write ('nilai b = ') ;
  readln (b) ;

  writeln ('Masukkan nilai = ') ;
  write ('nilai c = ') ;
  readln (c) ;

  D := (sqr(b))-4*a*c ;

    If D>0 then
    writeln ('real berbeda')
    else
        If D=0 then
        writeln ('real sama')
        else
        writeln ('tidak real');
        readln ;
  { TODO -oUser -cConsole Main : Insert code here }
end.

untuk contoh lainnya yaitu :

program konversiangka;

{$APPTYPE CONSOLE}

uses
  SysUtils;

var
  angka : integer ;

begin
  writeln ('Masukkan konversi angka (1-12):');
  readln (angka) ;
  If ((angka <=3) and (angka >1)) then
  writeln ('Januari')
  else
    If ((angka <=6) and (angka >4)) then
    writeln ('Februari')
    else
      If ((angka <=9) and (angka >5)) then
      writeln ('Maret')
      else
        If ((angka <=12) and (angka >10)) then
        writeln ('April')
        else
        writeln ('Mei') ;
        readln;
  { TODO -oUser -cConsole Main : Insert code here }
end.
semoga bermanfaat.. (Rizki Alifah Putri) Universitas Islam Indonesia.. Statistik'15  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar