Bagai pungguk merindukan bulan mungkin ini yang aku rasakan. Ia hanya menganggapku sebatas teman biasa walaupun berulang kali ia mengatakan bahwa dia menyayangiku lebih dari teman biasa, namun entahlah..
cinta memang tak bisa dipaksa walaupun sejujurnya tanpa dia tahu, aku menyukainya, menyayanginya dan mencintainya lebih dari yang dia tahu. Tapi aku tak akan berharap dan meminta apapun yang lebih darinya karena aku tahu itu mustahil. Bisa melihat sosok dan tawanya dari kejauhan itu semua sudah mampu membuatku tersenyum bahagia, bahagia dan sangat bahagia.. Walaupun terkadang di hati kecilku ingin sekali mendekatinya dan berbincang walaupun hanya sepatah atau dua patah kata. Berkali-kali aku mencoba tapi aku terlalu takut untuk memulai.
Sosok yang begitu sempurna dimataku. Ya itulah Dia !!.
Apa aku pernah merasakan sakit saat mencintainya?? ya ! aku sakit saat aku melihat dia tertawa oleh orang lain bukan tertawa karena aku, namun inilah cinta.. Aku rela melihatnya bahagia meskipun terkadang hatiku merasakan sakit bagaikan tertusuk ribuan panah yang begitu dalam.
Apa aku terlihat bodoh saat menaruh hati padanya ?/? entahlah tak ada yang tau jika aku menaruh hati lebih terhadapnya. Tetapi 1 hal yang aku tau cinta itu tidak ada yang bodoh, berulang kali aku berusaha menghindar darinya tapi tetap saja ini seperti sebuah takdir sebesar apapun usahaku menghindar darinya aku tetap dipertemukan kembali dengannya..
Sampai kapan aku menyembunyikan perasaan terkutuk ini, perasaan yang tiap malam membuat aku menghayal lebih tentangnya, perasaan yang membuat aku tersenyum-senyum sendiri tiap malam dan setelah itu aku merasakan sakit..
Dan sekarang aku tahu diri, tersadar akan semua ini.. tak semua upayaku untuk memiliki hatinya akan berhasil..
Dengan cara merelakan nya bahagia bersama yang lain mungkin inilah jalan satu-satunya :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar