Senin, 14 Desember 2015

Berterima kasihlah kepada Tuhan jika hari ini kamu masih diproses. Berarti tandanya, Tuhan masih belum selesai membentukmu. Saat kita menghadapi proses, kita sering merasa tidak kuat karena kita pakai cara manusia, bukan cara Tuhan. Ada berapa banyak proses yang dulu kamu rasa terlalu sulit dan mustahil untuk kamu lewati? Sekarang lewat juga kan?
Proses itu pasti lewat, namun yang terpenting adalah kita belajar dari proses itu. Melewati proses itu mudah, namun pakai respon yang manakah kamu? Yang benar atau yang salah? Untuk lari dari proses pun bisa-bisa saja. Tapi lari tidak menyelesaikan apa-apa. Lari hanya menunda. Mungkin dengan lari, kamu menjumpai jalan yang jauh lebih gampang untuk dilewati. Tapi kamu tidak akan pernah sampai garis akhir. Kamu rasa lelah berlari, tapi kamu tidak pernah bisa sampai ke garis akhir yang Tuhan mau.
Di dalam proses, kuncinya adalah percaya, taat dan tinggal tenang. Percaya bahwa Tuhan pasti pegang kendali. Jadi, jangan coba-coba mengendalikan dengan cara kita sendiri. Tinggal tenang bicara lakukan porsimu, baru sisanya bagian Tuhan. Tenanglah, jangan kuatir. Karena segalanya akan baik-baik saja. Bahkan saat segalanya terasa tidak baik, Tuhan selalu melakukan yang terbaik. Kita tidak akan pernah bisa taat saat kita tidak mengenal Dia. kalau kamu Tuhan tidak pernah ingkar janji, kamu pasti taat.
Banyak orang berhenti taat, karena cara Tuhan terasa lebih lama, lebih rumit, lebih susah dan diluar logika. Padahal Tuhan sedang menguji iman kita. Ketahuilah bahwa sekalipun menurut matamu situasi rasanya tidak berubah, namun Tuhan tdak pernah berhenti bekerja. Dia selalu bersama kita. Saat matamu tidak melihat adanya perubahan, janganlah cemas. Perkuat imanmu. Iman itu bukti dari segala hal yang tidak kelihatan kan? Jadi, jangan menyerah, tapi berserah.
pernah gak sih kalian merasa belum nyaman sama sesuatu yang kalian jalanin selama ini, merasa belum nyaman dengan semua yang ada, merasa belum bisa menjadi diri kalian sendiri dengan orang-orang yang baru.. terkadang kalian seperti ngerasa sendiri, kalian merasa ini bukanlah kalian yang sebenarnya..
jujur aku belum nyaman, hatiku masih ada di tangerang.. aku masih belum bisa jadi diriku sendiri disini. Semuanya berbeda 360 derajat benar benar berbeda. Beberapa bulan aku di kota ini, aku masih belum menemukan kenyamanan ku, aku tau siapa saja yang berteman dngan berpura-pura, aku tau siapa saja yang benar-benar tulus, hanya saja kenyamanan itu butuh proses, tapi proses ini terlalu lama buatku.. dengan nya pun aku juga belum bisa menjadi diriku sendiri.Cuma sama ncuu yang bisa ngebuat aku lupa kalau aku lagi merantau ke kota orang.




Jumat, 27 November 2015

Hari-hariku disibukan dengan tugas kuliah, dengan tugas-tugas yang membuatku lelah. Semua aku lakukan agar aku tidak punya waktu untuk mengingatmu, agar aku tidak lagi menangisimu.
Sehari setelah kamu pergi, aku merasa duniaku tidak lagi berotasi dengan normal. Aku tidak bisa membayangkan hidup tanpa menatap senyummu, tanpa melihat sosokmu, tanpa membaca pesan singkatmu, dan tanpa mendengar suaramu. Hari-hari yang aku lewati tanpamu adalah hari-hari penuh ketakutan. Dalam hati, aku berharap kamu pulang, namun nampaknya wanita yang telah bersamamu saat ini tidak mungkin mengikhlaskan dirimu kembali padaku.
Satu minggu menangisimu, nyatanya belum cukup bagiku. Aku masih meratapi kepergianmu bahkan saat satu bulan kita berpisah. Dua bulan ketika kamu tidak lagi bersamaku, entah mengapa semua rasa sesak masih tidak beranjak karena tahu melupakanmu bukanlah perkara yang mudah. Namun, nyatanya, bayang-bayangmu kian membesar. Semua kenangan kita, yang harusnya aku lupakan itu, justru makin membesar. Sakit hatiku ternyata masih berusia panjang aku masih menemukan diriku yang masih sering menangisimu. Kemarin, 20 November 2015 adalah tanggal jadian kita dulu. Selamat gagal kesekian bulan untukku dan selamat gagal kesekian bulan karena aku tidak berhasil melupakanmu. Kini, aku merasa semakin bodoh, karena aku tidak sekuat dan seikhlas itu untuk menerima kenyataan— bahwa kita tak lagi sejalan.
 
(dwitasaridwita)

Minggu, 22 November 2015

Algoritma Pemograman (Percabangan)


Ditinjau dari asal-usul katanya, kata Algoritma sendiri mempunyai sejarah yang aneh. Orang hanya menemukan kata algorism yang berarti proses menghitung dengan angka arab. Dalam bahasa Indonesia, kata algorithm diserap menjadi algoritma.
Didalam algoritma kita pun belajar tentang suatu program yang disebut program pascal. Pascal adalah salah satu bahasa pemrograman komputer yang umumnya digunakan sebagai pengantar untuk mulai belajar algoritma dan pemrograman.

Pada program Pacsal kita akan dihadapkan pada satu atau banyak pernyataan yang membutuhkan sebuah penyelesaian. Pada pascal juga kita akan menemukan sebuah program yang disebut program Delphi 7
Didalam delphi kita akan mengenal 2 sistem percabangan dimana keduanya memiliki suatu perintah bersyarat untuk melakukan aksi tersebut. Perintah percabangan itu dibagi :
1.       If Then
Perintah bersyarat If umumnya digunakan untuk melakukan pencabangan sederhana (antara 2 atau 3 cabang). Atau untuk pencabangan yang banyak, dimana kondisi yang menjadi prasyaratnya melibatkan lebih dari satu parameter. Bentuk sintaks dari perintah bersyarat ini adalah :

If <kondisi_pencabangan> then
Begin
… {aksi-1}
end
else
Begin
… {aksi-2}
end;
2.       Case Of
Perintah bersyarat Case umumnya digunakan untuk kondisi dengan banyak pencabangan. Syarat pencabangan pada bentuk ini hanya boleh melibatkan satu buah parameter dengan tipe data bukan Real. Pemeriksaan kondisi di sini lebih tepat disebutkan dalam hubungan relasi samadengan (=). Dengan demikian bila parameter bernilai tertentu maka dilakukan suatu aksi terkait, bila bernilai lain maka dilakukan aksi yang lain juga, demikian seterusnya.

Case <Parameter> Of
<nilai_1> : <aksi_1> ;
<nilai_2> : <aksi_2> ;

<nilai_n> : <aksi_n> ;
Else <aksi_n+1> ;
End;

berikut contoh syntax nya  :

{menentukan nilai Diskriminan menggunakan if}
program menentukan_diskriminan;

{$APPTYPE CONSOLE}

uses
  SysUtils;

var
  D,b,a,c : integer ;

begin
  writeln ('Masukkan nilai = ') ;
  write ('nilai a = ') ;
  readln (a) ;

  writeln ('Masukkan nilai = ') ;
  write ('nilai b = ') ;
  readln (b) ;

  writeln ('Masukkan nilai = ') ;
  write ('nilai c = ') ;
  readln (c) ;

  D := (sqr(b))-4*a*c ;

    If D>0 then
    writeln ('real berbeda')
    else
        If D=0 then
        writeln ('real sama')
        else
        writeln ('tidak real');
        readln ;
  { TODO -oUser -cConsole Main : Insert code here }
end.

untuk contoh lainnya yaitu :

program konversiangka;

{$APPTYPE CONSOLE}

uses
  SysUtils;

var
  angka : integer ;

begin
  writeln ('Masukkan konversi angka (1-12):');
  readln (angka) ;
  If ((angka <=3) and (angka >1)) then
  writeln ('Januari')
  else
    If ((angka <=6) and (angka >4)) then
    writeln ('Februari')
    else
      If ((angka <=9) and (angka >5)) then
      writeln ('Maret')
      else
        If ((angka <=12) and (angka >10)) then
        writeln ('April')
        else
        writeln ('Mei') ;
        readln;
  { TODO -oUser -cConsole Main : Insert code here }
end.
semoga bermanfaat.. (Rizki Alifah Putri) Universitas Islam Indonesia.. Statistik'15  

Sabtu, 07 November 2015

"Bahkan saat dunia berputar dan berubah,kenangan yang tercetak pada lembaran foto itu tidak pernah berubah.(refrain) "
mencintaimu adalah hal yang paling kusuka
merindukanmu adalah hal yang paling menyesakkan dan mengandung arti sejuta kebahagiaan
memelukmu adalah hal yang selalu kuinginkan setiap saat..
namun, jika kini kau tlah bersamanya, salahkah aku jika tetap menjaga perasaan yang ada?

aku tidak terlalu berharap kata 'aku' dan 'kamu' akan berubah menjadi 'kita'
karena aku tahu suatu saat cinta akan berpulang pada tempat yang tepat..
aku tidak pernah mencemaskanmu atau mencemaskan yang ada..
karena aku yakin rangkaian doa yang ku panjatkan kepada-Nya akan bekerja dengan sendirinya..

Tapi,..
aku takut bahkan aku iri dengan mereka yang selalu bisa dekat denganmu..
melihatmu, mendengar suaramu, ataupun tawa renyah mu..
meskipun aku percaya skenario Tuhan akan bekerja dengan indahnya..

Kamis, 05 November 2015


"Terkadang seseorang tak mungkin terus-terusan berusaha tampak kuat. Ada bagian-bagian dalam tubuh yang begitu lemah yang mampu meluruhkan seluruh jiwa hanya karena sentuhan kecil"

Senin, 15 Juni 2015

.....

Setiap manusia memiliki impian terbesar dihidupnya..
Ingin jadi orang sukses, membahagaiakan orang tua, punya mobil, suami yg sholeha, hdup bahagia, dan masih banyak lagi impian impian setiap insan..
Namun terkadang impian tidaklah sesuai harapan..
Berusaha sudah, bertawakkal pun sudah, tapi masih tetap gagal.. apa yang salah pada diri kita sebenarnya? Terkadang pertanyaan itu seringlah terbesit dalam pikiran..
Lalu apa yang harus dilakukan? Aku pun tidak tahu jawabannya.. menangispun tidak akan pernah merubah apapun, kecewa? Pasti.
Lalu harus apa? Hanya dengan berdiam, mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa serta berIstighfar, hanya itu yang bisa dilakukan..
Terpuruk? Pasti. Tapi memang kita tidak boleh SELAMANYA terpuruk pada hal itu..
Sedih? Sudah sangat jelas. Oleh karena itu kita membutuhkan satu waktu dimana kita perlu untuk sendiri, menangis untuk melegakan perasaan, dan membiarkan angin yang memeluk indah tubuh kita..